Assalamualaikum..
Terkadang, Hidup penuh Cobaan, dan terkadang hidup penuh
kebahagiaan. Banyak orang yang terlahir sempurna, Mereka tercukupi dan tak
memiliki keterbatasan. Namun, tidak sedikit pula orang yang terlahir
sebaliknya, Mereka selalu kekurangan dan mungkin mereka memiliki keterbatasan,
Entah itu Buta,Tuli,Bisu ataupun Semuanya. Semuanya, mereka terlahir buta,tuli,
dan bisu.
Apakah mereka yang
berbahagia mengenal Tuhannya, Penciptanya, yaitu Allah dan mengucapkan Puji
Syukur kepada Allah?. Dan juga Apakah mereka yang kekurangan mengenal tuhannya dan
bertanya “Apakah Allah Sekejam itu Menciptakanku Seperti Ini?”
Banyak orang yang terlahir dengan keterbatasan memiliki
kehidupan yang indah, dan banyak pula orang yang terlahir dengan sangat
sempurna memiliki kehidupan yang tak seindah kelahirannya.
Apakah semua itu wajar? Namun semua itu sama, Kita terlahir buta, Allah berikan Mata. Kita terlahir Tuli, Allah berikan telinga. Kita terlahir Bisu, Allah berikan mulut. Kita terlahir lumpuh, Allah berikan tangan dan kaki. Bahkan jika kita terlahir Buta,Tuli,Bisu,dan Lumpuh untuk selamanya. Allah tetap berikan keajaiban dan kebahagiaan.
Apakah semua itu wajar? Namun semua itu sama, Kita terlahir buta, Allah berikan Mata. Kita terlahir Tuli, Allah berikan telinga. Kita terlahir Bisu, Allah berikan mulut. Kita terlahir lumpuh, Allah berikan tangan dan kaki. Bahkan jika kita terlahir Buta,Tuli,Bisu,dan Lumpuh untuk selamanya. Allah tetap berikan keajaiban dan kebahagiaan.
Keajaiban, apakah Allah memberikannya? Jika Allah akan
memberikannya. Apakah salah jika kita menunggu keajaiban tersebut? Harapan,
apakah Ada? Jika Ada, Apakah salah jika kita mengharapkannya? Apakah jika kita
menuggu dan mengharapkan harapan itu terlalu tinggi?
Terkadang, Orang yang memiliki keterbatasan entah itu
keterbatasan fisik ataupun keterbatasan ekonomi memiliki keberhasilan yang
lebih baik, dibanding dengan mereka yang terlahir sempurna. Apakah semua itu
wajar? Apakah semua itu hanya kebetulan semata? Jawabnya Tidak. Itu semua
tejadi, karena Allah Maha Adil. Allah tidak akan menginkari JanjiNya, “Setiap
ada kesulitan, pasti ada kemudahan”
Jadi, apakah kita pantas untuk putus asa? Apakah pantas jika
kita memberontak? Apakah pantas jika kita kecewa terhadap hidup yang Allah
berikan? Jawabnya tidak! Dan Alasannya Cuma satu, dan alasan itu ada dihati
setiap orang.
Namun semuannya tak berarti, semuanya. Kehidupan yang indah,
kehidupan yang bahagia, kehidupan yang bahagia, dan mungkin kehidupan yang
buruk, kehidupan yang menyedihkan. Harta benda, Karya cipta, gelar dan riwayat
hidup yang lainnya. Semuanya akan hilang, ketika dia sudah tiba. Tapi, kenapa
banyak orang yang takut kedatangan dia? Padahal dia sudah pasti datang, datang
dengan atau tanpa pemberitahuan sebelumnya, tapi Dia tetap datang. Dan ketika
dia datang, kita tak bisa menghindar ataupun menyuruh dia kembali.
Wassalamualaikum..
0 komentar:
Posting Komentar